Image Hosted by 
ImageShack.us
Monday, October 03, 2005

and... life is rolling again....

bomb in bali
fuel price hike
people died around the world
environment wasted every day

yet, life of most ordinary people keeps rolling on... like a dot in a very big tank of ink.

posted by retno@17:02

|

Movie review : the Deal

How can you say a movie is good or bad? taste matters of course. but other than that? what makes you watch a movie in first place? for me: theme, title (cheesy title mostly delivers what you expect from it), actor/actress, director, etc.. etc.. etc...

Well, i should have trusted my instinct more last weekend. I watched the Deal (Christian Slater, Selma Blair) with friends (Aris, Rizki, Barkah). Had that feeling when read it's christian slater playing (and the title is a bit cheesy too!), but as Rizki said, not many of choice.

I think the 4 of us may have different taste for movies, but this time we're definitely one voice. The film was so suck, it wasn't worth our money at all! Barkah even fell asleep halfway, while i kept bouncing my head everytime slater kissed blair for no reason at all (i mean, where's that early attraction???). After 1 hour watching, I was so confused and none of us really knew whether it's supposed to be a drama, action, thriller or comedy??? (ok, definitely not the last one).

In one word: 2 hours of torture. yeah, if you're watching a movie and all the way trying so hard to glue yourself onto the seat... believe me, it's got to be a bad one.


ps: i checked movies.yahoo.com, and surprise..surprise... some people actually DID gave an A rate for this movie! yuks....

posted by retno@12:15

|

Saturday, October 01, 2005

Bali kena bom lagi!

Aduh duh... kenapa ya teroris ini...
kok bisa bobol lagi sih....

Bali kena bom lagi, kali ini di tiga tempat wisata sekaligus: Jimbaran, Kuta dan Nusa Dua. Wah ini sudah pasti terencana... kalau enggak, masak bisa 5-6 bom meledak sekaligus??

My mom was so worried cos she couldn't make contact with her youngest brother. Turned out my uncle was actually very close to Kuta Square but he didn't hear anything so he kept walking around with my aunt and cousins. Glad all my relatives in Bali are alright and at home. My dad just came back from Denpasar two days ago... so we were just saying to each other... if he's still there this time... we'll get so panic i'm sure...

Anyway, my pray goes to everyone there... May Allah SWT protect all of us, amin....

posted by retno@22:34

|

Jadi pemimpin itu tidak mudah!

Iya, jadi pemimpin itu tidak mudah. Harus bisa melihat dari semua sisi. Makanya pemimpin yang tidak bijaksana banyak jumlahnya. Bukan maksud mengumpat (bulan puasa sudah dekat nih)... tapi gak tahan aja kalau tidak mengomentari ibu yang satu ini. Ya siapa lagi selain ibu kita mantan presiden yang bisa bikin aku geleng-geleng kepala saking sering asal ngomongnya... untung aja bukan dia yang jadi presiden lagi... huh...

Ini artikel di detik.com yang bikin aku "gatal" menulis komentar tentang ibu ini....

  • Megawati: Rakyat Indonesia salah pilih pemimpin
  • posted by retno@22:14

    |

    Minyak: antara kekayaan dan kemiskinan, antara ilusi dan kenyataan

    "Afrika Barat dapat melipatgandakan produksi minyaknya, kemana kekayaan baru itu akan berujung - mengalir ke kocek para petinggi yang korup, atau menyejahterakan kehidupan jutaan orang?" (National Geographic Indonesia - Agustus 2005)

    Minyak. Emas hitam. Bermiliar manusia di bumi bergantung hidup pada cairan hitam ini. Adalah fakta, minyak berevolusi dari benda tak berharga menjadi roda penggerak ekonomi dunia. Adalah fakta juga, pemilik kekayaan alam ini bukanlah penikmat terbesar dari jutaan dollar yang mengalir dari sumur-sumur minyak di seluruh dunia.

    Indonesia sudah mengalami periode awal eksplorasi kekayaan ini lebih dulu dari Afrika Barat. Periode 70-an s/d 80-an adalah masa kejayaan emas hitam di Indonesia. Produksi minyak pernah mencapai titik tertinggi, 1.4 juta barrel/hari, sementara pemakaian dalam negeri kurang dari setengahnya. Indonesia dengan gagahnya lalu mendaftar untuk menjadi bagian dari OPEC dan mulai tercatat sebagai salah satu negara pengekspor minyak. Di sekolah didengung-dengungkanlah dogma: kekayaan negara ini begitu berlimpah ruah....

    Tapi seperti juga halnya dengan Afrika Barat, kemanakah kekayaan itu berujung? bagi semua pemilik negara ini atau sebagian kecil "elit-elit" bangsa? Sebagian kecil orang-orang yang menjadi sedemikian kayanya karena minyak? Antara kekayaan segelintir orang pada jaman itu, dan kemiskinan berjuta orang lainnya. Jika saja kekayaan pada saat itu 100% mengalir ke pembangunan, bisa dibayangkan betapa majunya negara ini.

    Di sisi lain, dogma itu melenakan sebagian besar rakyat. Ya, negara kita begitu kaya, jadi tidak seharusnya kita membayar mahal untuk emas hitam itu. Yang terjadi adalah ilusi luar biasa. Pemborosan luar biasa. Penghematan energi dan penggunaan energi terbaharukan yang sistematis menjadi omong kosong belaka di negara ini, walaupun sudah dibicarakan sejak 25 tahun yang lalu.

    Fakta pertama: emas hitam tidaklah abadi, akan habis cepat atau lambat. Fakta kedua: Indonesia sudah tidak pantas menjadi anggota OPEC, karena jumlah produksi sudah jauh di bawah kebutuhan dalam negeri. Fakta ketiga: harga minyak dunia ada di luar jangkauan kita. Fakta keempat: pemakaian minyak dalam negeri terus saja meningkat tiap hari karena sedikit orang yang peduli dengan penghematan.

    Ada baiknya kita berpikir ulang, emas hitam yang masih tersisa di bumi negara ini, harusnya bisa digunakan secara bijaksana... kalau kita tidak ingin melihat kegelapan buat generasi depan...

    Sepatah ucapan dari Arifin Panigoro, pemilik perusahaan minyak swasta terbesar di Indonesia, mungkin perlu juga direnungkan: "sebagai perusahaan minyak, kita juga punya misi mulia.... menjaga agar kebutuhan minyak negara ini tetap aman di masa depan". Tapi itu saja tidak cukup. Tanpa menghilangkan ilusi tadi, bangsa ini tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai kekayaan emas hitam yang sebenarnya tidak abadi itu.... dan bagaimana menggunakannya sebijak mungkin untuk kekayaan semua... bukan kekayaan segelintir dan kemiskinan berjuta. Semoga...

    posted by retno@21:16

    |